“Bully”???
March 20, 2008 at 10:37 am | Posted in Uncategorized | 7 CommentsApa itu “Bully”? “Bully” adalah kata dalam Bahasa Inggris yang artinya mengganggu orang yang lemah. Menurut saya, hal ini sering terjadi di beberapa sekolah dan biasanya anak yang diganggu tersebut tipenya pendiam dan penakut. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus tentunya akan mempengaruhi perkembangan mental anak yang diganggu, biasanya si anak akan menjadi minder. Bentuk “bully” ini bisa bermacam-macam, misalnya memaksa si anak untuk melakukan semua perintah dari teman-teman yang mengganggunya, meminta barang/uang terhadap si anak dengan paksa dan ancaman, dan lain-lain.
Solusi untuk anak-anak yang mengalami “bully”, menurut saya adalah mengajarkan anak tersebut untuk mampu “melawan” teman-teman yang mengganggunya. “Melawan” yang saya maksud disini adalah bukan dengan memakai cara kekerasan, tetapi membuat si anak belajar untuk menghadapi situasi seperti itu, bagaimana caranya si anak mampu mengatasi ketakutannya terhadap paksaan dan ancaman teman-teman yang mengganggunya. Jangan malah memindahkan anak tersebut ke sekolah yang lain hanya untuk menghindari teman-teman yang telah mengganggunya, karena hal itu tidak akan membuat anak tersebut menjadi lebih baik, malah akan membuatnya menjadi lebih buruk karena itu berarti telah mengajarkan si anak untuk menghindar dari masalah yang dihadapinya, lagipula belum tentu dengan berpindah sekolah dia tidak akan diganggu lagi oleh teman-teman di sekolah barunya.
Selain itu, si anak juga tidak akan bisa menjadi dewasa dengan menghindari masalah-masalahnya, si anak akan menjadi bergantung terhadap orang tuanya, padahal tidak selamanya orang tuanya dapat melindungi si anak. Menurut saya, seharusnya orang tua cukup memberikan dorongan, nasehat dan mengawasi dari jauh supaya si anak dapat berkembang dengan baik.
Semoga tips ini dapat membantu
7 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.
Wah, dah siap jadi orang tua?
ma yang mana, ponakan?
hehehehe
Comment by Rere— March 20, 2008 #
yap benar sekali.. mendidik anak memang sudah dilakukan sejak kecil, dan sejak itulah terjadi pembentukan karakter anak..
jangan biasakan anak menghindari masalah, tapi bagaimana mencari solusi terbaik dengan menghadapi masalah tersebut dengan resiko seminimal mungkin..
Comment by deteksi— March 20, 2008 #
@ Rere : lum lah ai, msh bbrp thn lg itu
Kalo sama yg mn itu ya ntr aja diliat lg :p Oy thx a lot buat provokasinya ya sehingga aq isa nulis blog ni
Comment by Rosalia Laxmidewi— March 20, 2008 #
Ass wr wb aq dulu pernah ngerasain yang namanya dicaci maki mati2an itu terjadi waktu masih kelas 2 smp. duh hatiku nelongso bangettt… coba artikel ini ada sejak dulu he3X. tapi ku tetap inget yang di atas ya alhadullilah semua halangan kulaluinya. tapi ku berusaha tak balas dendam ama temen2 ku. keep in ISLAM yooooo…. islam is the best. sollawahalaimuhammad sollawahalaihi wassallam. semangat maulid nabi yaa…
Comment by maman_manis— March 20, 2008 #
Rosalia,
menurut kamu, kalau pemaksaan kehendak ortu terhadap anaknya sendiri, termasuk bully ga ya? Karena seringkali terjadi, ortu menyuruh anak melakukan sesuatu di luar keinginan pribadi, sehingga yang terjadi adalah si anak merasa tertekan dan depresi.
What dya think?
Btw, met kenal ya…
Comment by jeunglala— March 22, 2008 #
@ maman_manis : saya ikut prihatin dengan apa yang telah anda alami, tetapi saya percaya bahwa apa yang anda alami itu merupakan rencana Tuhan yang paling baik karena dengan peristiwa tersebut anda menjadi semakin dekat dengan Tuhan dan semakin dewasa.
Tuhan memberkati
Comment by Rosalia Laxmidewi— March 22, 2008 #
@ jeunglala : salam kenal jg
Pertanyaan yang anda tanyakan akan saya bahas pada posting saya selanjutnya, terima kasih untuk pertanyaannya yang menarik
Comment by Rosalia Laxmidewi— March 22, 2008 #